Tanamkan PHBS di Kalangan Masyarakat Kota Kediri, Dinkes Adakan Penyuluhan STBM

0

Diskominfo Kota Kediri

Skmoptimis.com – Lakukan edukasi kepada masyarakat terkait penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), hari ini Dinas Kesehatan Kota Kediri menggelar kegiatan Penyuluhan Tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Kediri, Rabu (12/7). Kegiatan yang diikuti 140 kader kesehatan di Kota Kediri ini merupakan pendekatan untuk mengubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan.

Program STBM memiliki indikator outcome dan output. Outcome yaitu menurunnya kejadian penyakit diare dan penyakit berbasis lingkungan lainnya yang berkaitan dengan sanitasi dan perilaku serta output yakni tercapainya percepatan kondisi sanitasi di Kota Kediri terutama menuju Kota Kediri berlima Pilar STBM. Adapun lima pilar dalam Program STBM mencakup: 1) Stop Buang Air Besar Sembarangan; 2) Cuci Tangan Pakai Sabun; 3) Pengelolaan Air Minum/Makanan Rumah Tangga; 4) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga; serta 5) Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga.

Dalam pernyataannya melalui video conference, Walikota Kediri menyebut Kota kediri telah mencapai target 100% pada pilar kesatu STBM yaitu Stop Buang Air Besar Sembarangan. Dirinya juga meminta kepada kader kesehatan agar terus mengedukasi dan memberi contoh masyarakat hingga mampu konsisten menjalankan PHBS.

Sumedi, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri menjelaskan tujuan diselenggarakannya penyuluhan ini ialah untuk membekali kader-kader agar memiliki kapabilitas dalam mengedukasi masyarakat cara mengimplementasikan PHBS melalui penyuluhan, pengamatan lingkungan, serta dalam bentuk diskusi untuk mengatasi masalah-masalah yang ada. Pihaknya juga turut mengundang penyuluh dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur sebagai narasumber.

Ia menjelaskan bahwa penerapan PHBS yang baik dapat menurunkan angka stunting di Kota Kediri. Hal tersebut juga sejalan dengan program Walikota Kediri yakni menjadikan Kota Kediri zero stunting. “Jadi semua penyakit berasal dari PHBS. Sebaik apapun asupan gizinya kalau air bersihnya jelek akan mengakibatkan diare begipula penyakit yang lain juga berasal dari PHBS,” terang Sumedi. Melalui kegiatan penyuluhan ini pihaknya berharap agar Kota Kediri bisa menjadi kota yang sehat dan bersih, serta dapat mencapai kelima pilar STBM.

Reporter : Edy Siswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *