SMPN 1 Gurah Peringati Hari Kesaktian Pancasila

0
SMPN 1 Gurah

Fadeli, S.Pd Kepala SMPN 1 Gurah Kabupaten Kediri

KEDIRI (OPTIMIS) – Hari Kesaktian Pancasila adalah hari nasional di Indonesia yang diperingati setiap 1 Oktober sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967. Ini terjadi setelah Peristiwa Gerakan 30 September yang lebih dikenal sebagai G30S atau G30S/PKI.

Diketahui pada peristiwa tersebut, enam jenderal serta beberapa orang lainnya dibantai sekelompok orang yang menurut otoritas militer saat itu terafiliasi dengan Partai Komunis Indonesia. Gejolak yang timbul akibat G30S/PKI sendiri pada akhirnya berhasil diredam oleh Tentara Nasional Indonesia, sehingga dinamakan Hari Kesaktian Pancasila.

Fadeli S.Pd., Kepala SMPN 1 Gurah saat memimpin Upacara Senin 3/10/2022 dihalaman SMPN 1 Gurah mengingatkan bahwa kemarin Hari Sabtu kemarin 1/10/2022 adalah Hari Kesaktian Pancasila yang harus kita peringati setiap tahun.

Dalam laporannya Fadeli juga menyampaikan bahwa Pancasila bisa sakti itu juga atas partisipasi dari seluruh warga termasuk siswa-siswi SMPN 1 Gurah termasuk bapak ibu guru ya memang tujuan pendidikan salah satunya adalah menceritakan pelajar profil pelajar Pancasila artinya apa bahwa pelajar Indonesia harus punya nilai-nilai Pancasila harus mengikuti nilainya Pancasila karena memang itu perlu disampaikan.

Fadeli menambahkan bahwa apa tujuan pendidikan yaitu menciptakan pelajar itu yang punya profil Pancasila, sekarang dikenal dengan profil pelajar Pancasila atau P3 nah salah satu karakter profil pelajar Pancasila

“Karakter profil pelajar Pancasila adalah adalah gotong royong, itu dilaksanakan oleh banyak orang nggak mungkin dilakukan sendiri-sendiri, gotong royong itu menimbulkan solidaritas yang tinggi, di antara orang-orang itu namun sayangnya solidaritas itu sekarang banyak yang disalahgunakan. Bisa ngambil contoh mungkin kalau diajak di paguyuban atau padepokan pencak silat kadang-kadang pencak silat kita akhirnya solidaritas yang disalah gunakakan yang terakhir kemarin di kanjuruhan.

Dalam informasinya, Fadeli juga mengingatkan bahwa dalam setiap kegiatan yang bersifat kelompok itu harus mempunyai yang namanya solidaritas, menerima dengan lapang dada serta mampu memberikan output positif terhadap pelaku, khususnya siswa-siswi SMPN 1 Gurah.

“Namanya mau bertanding ya siap menang dan siap kalah kalau tidak siap ya jangan bertanding ya akhirnya rasa solidaritas itu dicedrai, kalau misalnya gunakan mesin negatif apapun sebaik apapun kalau sudah disalahgunakan mesin negatif, makanya kemarin sudah terjadi seperti itu. Maka dari sinilah saya sampaikan kepada anak-anak pada saat upacara tadi, anak-anak jangan sampai terjadi seperti itu kalian harus jadi profil belajar Pancasila gotong royong harus matang tapi setelahnya nanti ada tulisan solidaritas jangan disalahgunakan. Ya boleh belajar apapun belajar sepak bola belajar pencak silat-silakan tapi ingat tujuanmu adalah belajar kalau udah belajar ya mesti positif jangan disalahgunakan, kemampuan kompetensi yang kamu miliki saya mau interviewnya lah setelah gunakan nglurug koncone salah ya toh Pencaksilat itu adalah untuk bila diri boleh-bolehkan, bagus jadi suporter mania boleh tapi jangan salah arah ya toh jadi seperti itu sudah saya pesankan kepada anak-anak.imbunya,” jelas Fadeli.

Reporter : Suryono

 

 

SMPN 1 Gurah Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *